Perbandignan Antara Alvaro Morata dan Romelu Lukaku

Romelu Lukaku CHelsea Alvaro Morata MU, Romelu Lukaku CHelsea, Alvaro Morata MU, Romelu Lukaku Everton to CHelsea, Alvaro Morata Real Madrid to MU, Premier League, Liga inggris

Romelu Lukaku CHelsea Alvaro Morata MU

Setelah berbulan-bulan lamanya, hampir semua striker besar dikaitkan dengan kedatangannya ke Chelsea dan Manchester United, dan kini semua spekulasi telah menyusut. Saat ini kemungkinan besar striker Real Madrid yaitu Alvaro Morata akan mengenakan jersey merah musim depan, sementara Romelu Lukaku akan menukarkan jersey biru Everton dengan jersey biru mantan klubnya.

Walau kedua pemain yang berusia 24 tahun tersebut telah memasuki usia keemasan dan mereka juga sedang mencari klub di Eropa yang menjanjikan untuk didatangi, ada beberapa perbedaan di antara pemain tersebut, yang akan membuat karir mereka sangat menarik kedepannya.

Morata adalah pemain yang bergelimang piala di klub besar dengan kontribusinya yang sangat kecil, Ia mencari pembuktian diri bahwa dirinya juga mampu memberikan andil yang besar. Sementara Lukaku merupakan bintang yang tak terbantahkan di tengah lapangan dan mampu berkontribusi besar terhadap timnya, namun Ia tak pernah memboyong gelar apapun dalam persaingannya di liga domestik maupun Internasional.

Selain itu terdapat perbedaan dalam gaya bermain, Lukaku terlihat hampir dibuat khusus untuk kebutuhan Chelsea saat ini, namun ia juga cocok dengan baik di tim Jose Mourinho, sedangkan Morata masih dipertanyakan mengingat jarangnya ia turun kelapangan dan membuat hasil catatannya terlihat tak cemerlang.

Berikut ini adalah beberapa statistik utama mereka selama musim 2016/17 sehingga dapat meggambarkan keduanya

Romelu Lukaku

Dengan 25 gol di Premier League , Lukaku benar-benar memiliki salah satu musim terbaik dalam karirnya sampai saat ini. Sementara banyak yang terus mempertanyakan kecenderungannya untuk absen dalam pertandingan besar, padahal dia berhasil mencetak lima gol lebih banyak dari striker Chelsea Diego Costa di seluruh kampanye. Ia  pun menempati posisi kedua setelah Harry Kane dalam usaha untuk meraih Golden Boot. Penggemar Blues pasti akan merasa bahwa dia hanya akan membaik dengan orang-orang seperti Eden Hazard yang akan memasoknya dengan umpan cantik ke Stamford Bridge.

Dan yang memberi semangat pada penggemar Chelsea adalah pemain Belgia tersebut telah mencetak 25 golnya dengan tembakan lebih sedikit dari Costa, dan sementara Ia sendiri mendapat sedikit bantuan, dia berhasil menciptakan lebih banyak peluang dan meraih sepuluh serangan lebih banyak daripada Costa.

Conte adalah seorang perfeksionis dan jelas menginginkan sebuah center-forward yang lebih baik untuk melengkapi timnya. Terutama setelah mengungkapkan secara mengejutkan berbicara dengan Costa bahwa dia tidak ada dalam rencananya untuk musim depan, akan terasa bahwa Lukaku yang lebih muda, lebih cepat dan lebih dinamis dipandang sebagai striker yang paling cocok untuk masuk sebagai peningkatan performa.

Alvaro Morata

Untuk melihat angka Morata, mungkin akan lebih adil jika beralih ke statistik ‘per 90 menit yang dimainkan’, seperti yang diberikan oleh Squawka.

Karena menjadi pemain lapis kedua untuk Real Madrid, tidak mengherankan jika angka Morata lebih rendah dari lawannya di atas, namun ia memberi dampaknya yang luar biasa saat bermain sehingga inilah yang membuat Mourinho tertarik.

Morata kemungkinan akan lebih murah dari Lukaku. Walaupun United memiliki dana besar namun berdasarkan pengalamannya musim panas lalu yang telah merogoh kantong lebih dalam namun hanya beberapa dari mereka berpeluang mencetak gol.

Morata tidak hanya mencetak gol namun tercatat, dia telah berhasil melakukan tembakan rata-rata 3,62 kali per 90 menit, dibandingkan dengan Zlatan Ibrahimovic yang meraih 4,28 kali per 90 Menit/ Hanya saja pemain asal Swedia itu mampu menjebol gawang lebih sering.

Disisi lain, rata-rata Lukaku mencetak gol lebih tinggidibanding Costa, dan melakukannya denganmengambil sedikit tembakan.

Singkatnya, tidak banyak yang bisa dipilih di antara keduanya dan keduanya juga menyusuri jalan yang berbeda dimusim depan. Setidaknya jelas bahwa jika kedua pemain terus berlanjut menampilkan performa seperti musim lalu, Chelsea dan United akan memiliki musim yang menarik untuk dipantau pada musim depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *