Guardiola Lega Anak dan Istri Selamat dari Teror Bom Ariana Grande

Josep Guardiola akhirnya bisa bernafas lega usai mendengar istri dan anaknya terselamatkan dari aksi bom bunuh diri yang melanda kota Manchester. Disebutkan bahwa istri dan anaknya menonton konser penyanyi pon asal Amerika Serikat, Ariana Grande di Manchester Arena dan dilokasi ini lah bom berkekuatan besar meledak.

Seperti yang sudah diberitakan oleh banyak media, konser yang awalnya menarik harus berakhir mencekam. Kejadian terjadi setelah para penonton membubarkan diri dan berjalan keluar Manchester Arena, tiba-tiba muncul sebuah ledakan yang diperkirakan terjadi pukul 22.35 waktu Manchester.

Atas kejadian tersebut, dilaporkan 22 orang meninggal dunia akibat bom bunuh diri yang dilakukan oleh pria berusia 22 tahun keturunan Libya, Salem Abedi. Sedangkan ada 59 orang dinyatakan luka-luka dan harus mendapatkan perawatan intensif dari pihak rumah sakit setempat.

Dan kecemasan sempat dirasakan oleh Guardiola ketika Cristina Serra dan kedua putrinya yakni Valentina and Maria saat bom itu meledak tidak diketahui keberadaannya. Pada akhirnya sang pelatih bisa bernafas lega ketika mendengar kabar bahwa mereka dalam keadaan selamat tanpa adanya luka-luka.

Aksi ini sejatinya telah menghambat proses penerbangan Guardiola ke Abu Dhabi untuk bertemu dengan bos besar Manchester City, Khaldoon Al-Mubarak. Dalam rencananya, penerbangan Guardiola bertujuan untuk membahas perkembangan Manchester United dalam menghadapi musim depan. Meski demikian belum ada kabar lebih dalam apakah Guardiola akan terbang atau tidak akibat kejadian tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *