‘Buffon Layak Sabet Ballon d’Or Ketimbang CR7’

Kiper kawakan Juventus, Gianluigi Buffon layak mendapatkan gelar Ballon d’Or ketimbang bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo. Ungkapan itu sejatinya keluar dari mulut mantan pemain Bianconeri era 90an, Fabrizio Ravanelli.

Diusia 39 tahun, Buffon masih aktif berdiri tegak dibawah mistar Juventus. Meskipun usianya sudah tak muda lagi, tapi kiper timnas Italia tersebut masih mampu bermain hampir di seluruh pertandingan yang dijalani Juve musim ini.

Juventus pun berhasil menutup musim ini dengan raihan enam kali beruntun diajang Serie A Italia. Selain menjuarai kompetisi liga, Bianconeri juga memenangkan kompetisi Coppa Italia setelah mengalahkan Lazio 2-0 di partai final. Akan sangat sempurna ketika JUventus mampu meraih treble winner andai bisa mengalahkan Real Madrid dipartai final Liga Champions pada 4 Juni 2017 mendatang.

Nominasi Ballon d’Or jelas layak disematkan kepada Buffon jika melihat dari apa yang sudah didapatkan sang kiper selama satu musim ini. Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi akan menjadi pesaing Buffon dalam merebutkan penghargaan ini sebagaimana mereka berdua masih menunjukan penampilan apik bersama Madrid dan Barcelona.

Melihat apa yang terjadi, Ravanelli pun bereaksi dengan menyebut Buffon lebih pantas mendapatkan penghargaan Ballon d’Or daripada Ronaldo meski bintang Portugal itu mampu mengantarkan Real Madrid juara La Liga Spanyol musim ini.

“Buffon menjalani musim yang spesial diluar usianya. Cristiano adalah pemain hebat tapi dia sudah banyak memenangkan Ballon d’Or,” cetus Ravanelli.

Ravanelli menambahkan jika Paulo Dybala pantas berada dalam nominasi Ballon d’Or, meski pada akhirnya sang pemain tak akan menang. Namun Ravanelli yakin jika suatu saat nanti pemain kelahiran Argentina itu akan menjadi pemenang pemain terbaik dunia dimasa depan.

“Dybala memiliki peluang besar untuk menyabet gelar Ballon d’Or dimasa yang akan datang,” tutup Ravanelli dengan meninggalkan catatan manis untuk Juve, dimana Ravanelli sukses mengantarkan Bianconeri juara Liga Champions pada musim 1996 lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *